Yamaha Optimis Bisa Menangkan Rally Dakar 2019

ru88ercookie.com – Gelaran Rally paling ganas didunia sudah dimulai sejak kemarin tanggal 6 Januari 2019. Dan event yang tahun 2019 ini hanya digelar di Peru akan berlangsung sampai tanggal 17 Januari 2019. Total sebanyak 137 pembalap mengikuti kelas sepeda motor, dengan dukungan penuh pabrikan maupun tim tim independen.

Dengan kematangan rencana dan dukungan materi dari pabrikan besar sepeda motor tentu bagi pembalap pabrikan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menang. Dan hal ini dirasakan oleh Yamaha yang tahun lalu ketika sedang memimpin malah sang pembalap yaitu Adrian van Beveren mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dirinya harus mundur dari balapan. Melihat masa lalu dan menganalisanya untuk mendapatkan jurus jitu agar bisa menang di Rally Dakar 2019 sepertinya sudah diperoleh Yamaha. Mereka tahun 2019 ini optimis bisa menang setelah terakhir kali menang bersama Stephane Peterhansel di 1998. Peterhansel ketika memenangkan gelar terakhirnya di kelas sepeda motor kala itu menggunakan Yamaha YZE 850 T.

Berikut pernyataan Alexandre Kowalski, bos dari tim Yamaha :

Kami percaya diri mengikuti Rally Dakar ini. Kami punya generasi baru pembalap yang belajar dan berkembang. Tahun ini kami siap. Adrien sudah kembali dari cederanya pada Januari tahun lalu, mengembalikan kepercayaan dirinya sekaligus mempersiapkan fisiknya selama setahun ini. Xavier (du Soltrait) juga mengalami cedera pada Januari tahun lalu, dirinya juga bekerja sangat keras. Dia sudah berlatih dan meningkatkan kemampuan navigasinya. Franco Caimi adalah salah satu pembalap muda yang menjanjikan. Sayangnya, dia mengalami patah tulang di Maroko akhir Oktober lalu, jadi dia tidak akan berada di level maksimalnya walaupun sudah berusaha sebaik mungkin kembali pulih. Dia akan mengikuti Dakar ketiganya sebagai back up, tanpa beban, untuk mendapatkan pengalaman. Kami juga mengandalkan pembalap Australia kami, Rodney Faggoter, pembalap yang akan berkendara membawa air sekaligus mekanik handal. Tim kami punya atmosfir yang bagus. Kohesi sangat penting di balapan seperti ini. Kami punya sepeda motor yang seimbang sejak tahun lalu. Kami tetap meningkatkan beberapa hal, terutama sisi aerodinamis bagian depan, untuk membuat sepeda motor lebih nyaman. Kami juga mengikuti Inca Rally untuk mengetahui jalur berpasir di Peru. Kami disini akan tetap fokus. Kami juga akan cepat dari awal karena balapan akan semakin serius. Dakar akan menjadi cepat dan lama dalam waktu yang sama, dengan tahapan yang berat. Adrian menyukai pasir dan begitu juga sepeda motor kami. Tapi kami harus tetap rendah diri. Di Dakar, setiap hari bisa merubah segalanya.

Melihat dari pernyataan tersebut bisa dilihat betapa optimisnya tim Yamaha di Rally Dakar 2019 ini dan tentu saja di balapan semua adalah mungkin. Tapi tetap saja, mereka harus mengalahkan KTM karena setelah Yamaha terakhir menang di 1998, KTM menguasai sampai Rally Dakar tahun 2018 lalu.

Supono Wahyudi
Instagram : @suponowahyudi
Twitter : @ suponowahyudi
Email : suponow46@gmail.com
Facebook Page : Rubber Cookie
Youtube Channel : Supono Wahyudi