Hari ini kebagian disuruh ikut latihan safety riding ya kebeneran dong πŸ˜€ .

Selama ini sih ngliat cuma mbolak mbalik muter muter gitu gitu doang tapi ternyata teorinya ada dan prakteknya cukup berguna di jalan.

Jadi, sedikit cerita aja nih ( gak ada foto juga πŸ˜€ ), safety riding berdasarkan yang diajarkan tadi ada 2 aspek :

1. Safety Mind : seperti memakai helm, jaket,sarung tangan, dan sepatu.

2. Riding Skill : mengetahui dan melaksanakan cara berkendara yang baik dan benar.

Selain 2 aspek diatas ada lagi 3 faktor yang jika dikendalikan kecelakaan bisa diminimalkan. Faktor faktor tersebut antara lain :

1. Manusia : kesadaran memakai safety gear dan patuh peraturan lalu lintas.

2. Lingkungan : kondisi jalan, kondisi cuaca ( diluar kekuasaan Kita sih yang ini, berdoa aja biar slamet selamat πŸ˜€ ).

3. Kendaraan : kondisi mesin, rem, dan ban.

Jadi jika Kita sudah punya pemikiran yang untuk bertindak aman, kemampuan berkendara juga sudah cukup, kendaraan OK, lingkungan kondusif ya tinggal berdoa aja biarkan Allah SWT yang memberikan yang terbaik buat Kita πŸ˜€ .

Sory gak ada gambare suasana trainingnya, di tempat kerja foto foto BERBAHAYA ( hp RC juga kameranya rusak sih πŸ˜€ )

image
Ilustrasi doang # 1

Nah, teori kan udah tinggal praktek nih, prakteknya itu terdiri dari 3 bagian :

1. ResponΒ 

Ada 3 bendera , merah, kuning, biru.
Merah : stop.
Kuning : belok kanan.
Biru : belok kiri.

Nah, tiap orang diberi kesempatan 3 kali untuk latihan respon dengan bendera ditunjukkan terlebih dahulu jadi tahu mau stop, belok kiri, belok kanan. Nah pas benerannya Kita melaju dulu tuh di motor, instruktur ngumpetin bendera pas bendera di tunjukin langsung …….. Pada glagapan bingung mau belok kiri apa belok kanan apa stop πŸ˜€ .

Ternyata, sudah ada yang ngitung masalah ginian, jika Kita melaju 50 Km/h maka respon Kita 0,4 detik ketika akan melakukan pengereman ketika melihat 1 hal ( jarak pengeremen 5,5 m ). Gampangnya gini : kondisi – mikir – eksekusi ( lihat ada bahaya, mikir, melakukan pengereman atau mbelok kiri, kanan ). Kalau lebih dari 1 hal respon jadi sekitar 0,8 detik ( jarak pengereman 11 m ) dan kalau kecepatan lebih tinggi ya lebih lama lagi πŸ˜€ . Yang artinya semakin pecicilan mbawa motor semakin cepet ketemu sang pencipta.

2. Slalom ( mbelak mbelok kayane sih slalom istilahe πŸ˜€ ).

Inget ujian mbikin SIM C kan??? Ya mirip kaya gitu, plek njiplek πŸ˜€ . Nek nggawe SIM e nembak ketahuan banget karena bakal gagal seperti RC di bagian ini.

Ternyata, gunanya adalah untuk manuver sepeda motor di lokasi sempit atau jalan berlubang.

3. Stability.

Naik ke jalur dari plat besi, kira kira lebar 20 cm an, dan harus melewati jalur itu minimal selama 20 detik dengan mainin gas dan rem belakang untuk njaga kestabilan.

Ternyata, gunanya untuk keseimbangan ketika melewati jalur yang butuh keseimbangan atau lagi macet macetan biar kaki aman.

Lanjut lagi,

1. Posisi Tangan.

Ketika berkendara itu harus membentuk huruf O karena membantu ketika membelok tidak mentok ke badan.

2. Akselerasi dan Deselerasi.

Ketika nge gas badan membungkuk ke depan selain faktor aerodinamis ( jerene ) ben ora ketarik kebelakang dan ketika deselerasi alias nge rem badan ditarik kebelakang untuk menghindari njungkel ke depan ketika motoe di rem. Nge rem pun harus rem depan dulu sampai shockbreaker turun baru kemudian dibantu rem belakang.

3. Membelok.

Nek ditulis menikung kok ora pas ya rasa rasane πŸ˜€ . Jadi ketika membelok ke kiri atau ke kanan badan juga ngikut ke arah belok karena akan membantu grip ban. Jika misal, membelok ke kanan badan ke kiri maka grip ban akan berkurang.

Sedikit cerita saja, dan cuma ini yang bisa diingat karena gak ada tulis tulisan πŸ˜€ . Tapi sedikit banyak bisa dipercaya kok, pelatihe Bronze Instructor YRA je πŸ˜€

image
Ilustrasi doang # 2

Mas Pono

Facebook Page : https://mobile.facebook.com/Rubber-Cookie-715964181852744/

email : suponow46@gmail.com

Advertisements