Beberapa Hal Yang Harus di Benahi Kalo Mau Moto GP di Gelar di Indonesia

Dari motorplus-online.com

image

Setelah petinggi Dorna kemarin pada dateng ke Indonesia buat mbahas rencana Moto GP Indonesia, ternyata ada 6 poin yang harus di benahi sirkuit Sentul yang di kabarkan akan menggelar event ini.

Berikut ke 6 poinnya yang merupakan saran dari pembalap, tokoh motorsport dan pengelola sirkuit MotoGP untuk Sirkuit Sentul :

1. Desain dan Aspal Sirkuit

Di katakan yang paling penting nih, trek Sentul sudah ketinggalan zaman untuk menggelar balapan di eranya MotoGP sekarang.

Pernyataan Shinya Nakano, eks rider MotoGP dan juga Kepala Instruktur Asia Dream Cup.
“Tidak technical. Lay outnya terlalu sederhana. Terus, permukaan aspalnya bergelombang. Jadi, pembalap pasti merasakan seperti balapan motocross”.

image

Kemudian ada Alberto Puig, Direktur Shell Advance Asia Talent Cup. Alberto eks rider GP500 yang melatih Casey Stoner dan Dani Pedrosa sejak meniti karir dari Spanish Championship.
“Pokoknya sirkuit Sentul harus dirombak total. Ini berkaitan juga dengan safety pembalap. Karena motor-motor sekarang sangat kencang”.

2. Tunnel

Tunnel alias lorong atau jalur bawah tanah yang melintasi trek ke tribun. Alasan lorong harus di renovasi adalah karena bisa mendekatkan penonton dengan pembalap ( tentunya harus bayar paket tiket mahal, mana ada yang gratis 😄😄😄 ), ketika penonton mau ke paddock tinggal lewat lorong gak perlu muter muter, keluar lorong langsung deh liat motor dan pembalap Moto GP.

3. Akses Masuk Sirkuit

Waktu 2008 Sentul menggelar A1 GP dan hasil akhirnya kemacetan, kemacetan dan kemacetan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY harus naik ojek supaya cepet masuk Sentul karena akan membuka balapan. Jadi akses masuk harus di perbanyak seperti jalur alternatif dari Cibinong atau dari Sentul City harus di buka. Banyak akses masuk ke sirkuit kemacetan pun bakal terurai.

4. Fasilitas Hotel Dan Rumah Sakit

Fasilitas hotel jadi utama bagi penonton dari luar kota atau luar negeri. Lebuh baiknya hotel di sekitar Sentul dan Jakarta sudah bekerja sama dengan pihak Sentul untuk memberikan shuttle bus atau paket transportasi dari hotel menuju sirkuit Sentul. Kerjasama hotel dan pengelola sirkuit sudah dilakukan Malaysia.

5. Tiket Masuk Harus Terjangkau

Pernyataan Mokhzani Mahatir yang tahun 2006 jadi Direktur Sirkuit Sepang pada Motor Plus.
“Kami tidak berpikir untuk mengambil untung dari pembelian tiket. Tapi, pebisnis hotel, restaurant, transportasi, dan tempat hiburan bisa untung besar”. Kata Motor Plus tiket tribun Moto GP Sepang waktu itu tidak lebih dari 200 ribu kalo dirupiahin. Padahal di Indonesia tiket A1 GP paling murah 300 ribu.

6.Akses Internet

Terakhir Moto GP mampir di Indonesia tahun 1997 saat masih GP 500, dan belum berkembang pemberitaan lewat internet. Tapi sekarang RC yang amatiran aja udah bisa nulis lewat blog yang semoga bisa di baca banyak orang 😄😄😄, apalagi jurnalis profesional. Kalo sinyal internet lemot bisa bisa berita jadi basi gara gara upload artikel susah setengah mati.

image

Begitulah, semoga bisa di gelar Moto GP Indonesia. Poster Moto GP 1997 masih nempel di pintu rumah RC, semoga nanti bisa lihat secara langsung.

RU88ER COOKIE

Advertisements

About Supono Wahyudi

Motorcycle enthusiast
This entry was posted in Berita, moto gp. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s